07 Oktober 2017

Penyakit Layu Fusarium

Banner Penyakit Penting
Materi Kuliah Perlindungan Tanaman: Pokok Bahasan Penyakit Penting Tanaman Pertanian

PENYAKIT LAYU FUSARIUM

Gejala serangan penyakit layu fusarium
Penyakit layu fusarium (lihat gambar) disebabkan oleh cendawan Fusarium oxysporum. Patogen ditularkan melalui udara dan air. Gejala serangan ditandai tanaman menjadi layu, mulai dari daun bagian bawah. Anak tulang daun menguning. Jaringan batang dan  akar  berwarna  coklat.  Tanaman  inangnya  antara  lain  ialah  buncis,  cabai kentang, kacang panjang, labu, mentimun, oyong, paria, seledri, semangka, tomat, dan terung.
Keterangan gambar: Gejala serangan penyakit layu fusarium pada tanaman tomat (A), mentimun (B), cabai (C)

Penyakit Layu Bakteri

Banner Penyakit Penting
Materi Kuliah Perlindungan Tanaman: Pokok Bahasan Penyakit Penting Tanaman Pertanian

PENYAKIT LAYU BAKTERI

Gejala serangan penyakit layu bakteri
Penyakit layu bakteri (lihat gambar) disebabkan oleh bakteri Ralstonia solanacearum. Patogen ini ditularkan melalui air. Gejala awal ialah tanaman menjadi layu yang dimulai dari pucuk menjalar ke bagian bawah tanaman sampai seluruh daun layu dan akhirnya tanaman  mati.  Penyakit  akan  berkembang  pesat  pada  musim  hujan.  Tanaman inangnya antara lain ialah cabai, tomat, kentang, dll.
Keterangan gambar: Gejala serangan penyakit layu bakteri tanaman cabai (A), tomat (B), mentimun (C)

Penyakit Embun Bulu

Banner Penyakit Penting
Materi Kuliah Perlindungan Tanaman: Pokok Bahasan Penyakit Penting Tanaman Pertanian

PENYAKIT EMBUN BULU

Gejala serangan penyakit embun bulu
Penyakit embun bulu atau busuk daun (downy mildew) disebabkan oleh cendawan Pseudoperonospora cubensis. Patogen penyakit embun bulu ditularkan melalui  angin.  Gejala  serangan  pada  tanaman  bawang  merah  ditandai  daun berwarna pucat dan  menguning (lihat gambar).  Bila udara lembab,  daun  yang terserang  akan menunjukkan bintik-bintik berwarna ungu dan membusuk, sedangkan bila udara kering daun yang terserang akan menunjukkan bintik-bintik putih. Gejala pada mentimun pada daun terdapat bercak bersudut klorotik lembab, bagian bawah daun menjadi  abu-abu  coklat  hingga  hitam  keunguan.  Daun  menjadi  nekrotik  dan mengeriting ke atas. Kondisi optimum untuk perkembangan penyakit ini ialah pada suhu 15˚C dan kelembaban tinggi terjadi selama 6-12 jam.

Penyakit Busuk Basah

Banner Penyakit Penting
Materi Kuliah Perlindungan Tanaman: Pokok Bahasan Penyakit Penting Tanaman Pertanian

PENYAKIT BUSUK BASAH

Gejala serangan penyakit busuk basah
Penyakit busuk basah disebabkan oleh bakteri Erwinia carotovora Syn. Pectobacterium carotovorum. Patogen ini ditularkan melalui air, pupuk kandang, dan tanah. Gejala serangan penyakit ini ditandai adanya bercak busuk basah (Gambar 20) berwarna coklat kehitaman pada daun, batang dan krop kubis. Bercak selanjutnya membesar dan melekuk dan bentuknya tidak beraturan. Pada tanaman tomat, kentang, dan wortel ditandai oleh tanaman layu. Pada ubi kentang dan wortel ditandai dengan ubi yang membusuk. Tanaman inangnya antara lain ialah kubis, kubis bunga, kailan, caisim, kentang, tomat, wortel dan tanaman sayuran lainnya.


Penyakit Busuk Buah & Daun Phytophtora

Banner Penyakit Penting
Materi Kuliah Perlindungan Tanaman: Penyakit Penting Tanaman Pertanian

PENYAKIT BUSUK BUAH BUAH & DAUN PHYTOPHTORA

Gejala serangan penyakit busuk daun fitoftora
Penyakit   busuk   daun   dan   buah   Phytophthora disebabkan   oleh   cendawan Phytophthora spp. Patogen ditularkan melalui udara dan air. Gejala awal berupa bercak kebasah-basahan pada bagian tepi atau tengah daun (Gambar A). Bercak selanjutnya melebar dan terbentuk daerah nekrotik yang berwarna coklat. Bercak dikelilingi oleh masa sporangium yang berwarna putih dengan latar belakang hijau kelabu. Serangan dapat menyebar ke batang, tangkai, umbi dan buah (Gambar B). Serangan penyakit ini dapat berkembang dengan cepat pada musim hujan dengan kelembaban di sekitar kanopi >95% dengan suhu sekitar 20℃. Tanaman inangnya  antara  lain  ialah  kentang,  tomat,  cabai,  labu,  oyong,  semangka,  dan terung.
Keterangan Gambar: A. Gejala serangan penyakit busuk daun fitoftora pada daun tomat. B. Gejala serangan penyakit busuk buah fitofora pada buah tomat

Penyakit Busuk Buah Antraknosa

Banner Penyakit Penting
Materi Kuliah Perlindungan Tanaman: Penyakit Penting Tanaman Pertanian

PENYAKIT BUSUK BUAH ANTRAKNOSA

Gejala serangan penyakit busuk buah antraknos
Penyakit busuk buah antraknos disebabkan oleh cendawan Colletotrichum sp. dan Gloeosporium spp. Patogen ditularkan melalui udara dan biji. Gejala serangan dimulai dengan timbulnya bercak coklat kehitaman pada permukan buah, kemudian bercak menjadi lunak (Lihat Gambar). Pada bagian tengah bercak terdapat kumpulan titik hitam yang merupakan kelompok spora (Gambar A). Pada serangan berat menyebabkan seluruh permukaan buah keriput dan mengering dan warna kulit buah seperti jerami padi. Pada saat cuaca panas dan lembab penyakit ini akan cepat berkembang. Tanaman inangnya antara lain ialah cabai, tomat, buncis, kacang panjang labu, mentimun, oyong, paria, semangka, dan terung.
Keterangan Gambar: A. Gejala serangan penyakit busuk buah antraknos pada buah cabai merah. B. Gejala serangan penyakit busuk buah antraknos pada buah tomat. C. Gejala serangan penyakit busuk buah antraknos pada buah mentimun

Penyakit Bercak Daun Alternaria

Banner Penyakit Penting
Materi Kuliah Perlindungan Tanaman: Pokok Bahasan Penyakit Penting Tanaman Pertanian

PENYAKIT BERCAK DAUN ALTERNARIA

Gejala serangan penyakit bercak daun alternaria pada tanaman tomat
Penyakit bercak daun alternaria atau penyakit bercak kering disebabkan oleh cendawan Alternaria sp. Patogen ditularkan melalui udara. Gejala awal timbulnya bercak kecil di daun-daun bagian bawah, kemudian berkembang dengan diameter mencapai ± 15 mm. Warna bercak coklat dengan lingkaran-lingkaran sepusat (lihat gambar). Masa konidia yang berwarna kelabu sampai hitam terlihat di atas bercak. Suhu optimum untuk  perkembangan  penyakit  ini  berkisar  antara  28-30°C  dengan  kelembaban tinggi. Tanaman inangnya antara lain ialah kentang, tomat, kacang panjang, labu, mentimun, oyong, paria, seledri, tomat, semangka, dan terung.